318x Filetype PDF File size 0.18 MB Source: media.neliti.com
Model Platform Sharing Economy di Indonesia
Study Kasus: Unicorn Lokal
Prayogi R. Saputra
Universitas Islam Raden Rahmat, Indonesia, prayogisaputra@uniramalang.ac.id
Nur Hayatin
Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia, noorhayatin@umm.ac.id
Abstract
The sharing economy platform is a concept that is not yet stable and will continue to grow.
This is evidenced by the various types of sharing economy platforms developed, especially in
Indonesia. Many applications are made, but there are only a few applications that succeed in
their business even reaching the Unicorn. They are Gojek, Traveloka, Tokopedia and
Bukalapak. This study answers the question of how a typology of economic models sharing
platforms in Indonesia is successful by taking the four unicorns as objects. The basic model of
sharing economy used consists of four models taking into account the level of company control
over participants and the level of competition between participants. Typology was developed
through analysis of qualitative data obtained by observing the 4 Unicorn application which
became the most successful platform in terms of user acquisition, active users, and transaction
volumes. The theoretical contribution of this research is the sharing economic categorization
model in Indonesia, considering that there is no research that presents the generic typology as
intended. While the practical contribution is to provide a reference for beginners and investors
about sharing economic models that are relevant for the Indonesian market. From the results
of this study, we will know the typology model of a sharing economic platform that is
developing in Indonesia, so it is expected to be a reference for business development towards
the industrial revolution era 4.0.
.H\ZRUGVVKDULQJHFRQRP\,QGRQHVLD¶VPRGHO*RMHN7UDYHORND7RNRSHGLD
Bukalapak
Latar Belakang online. Sharing economy awalnya disebut
Istilah sharing economy di majalah Fortune untuk menyebut bisnis
merupakan salah satu istilah untuk model Uber. Sementara share economy
menyebut model bisnis berbasis platform disebut dalam majalah Forbes untuk
menyebut Airbnb. Akan tetapi, dalam Dalam 10 tahun terakhir, sharing
kenyataannya sharing economy juga economymengalami kemajuan yang sangat
disebut dengan istilah yang lain, signifikan. Banyak start up berbasis online
misalnya:collaborative consumption, platform didirikan, termasuk di Indonesia.
collaborative economy, on-demand Pada tahun 2009, Tokopedia ±sebuah
economy,peer-to-peer economy, zero- online marketplace- didirikan oleh
marginal cost economy, dan crowd-based William Tanuwijaya and Leontinus Alpha
capitalism, (D. Selloni, 2017). Kajian ini Edison dengan kantor pusat di Jakarta.
menggunakan istilah sharing Tokopedia adalah marketplace yang
economyuntuk menggambarkan kegiatan menyediakan platform yang
ekonomi yang terjadiantara produsen, mempertemukan penjual dan pembeli
platform perantara dan pengguna. secara online.
55
56 Jurnal Dialektika, Volume 4, Nomor 2, September 2019
Setelah Tokopedia, banyak pembelian tiket bus dan kereta api, paket
bermunculan perusahaane-comerce wisata hingga pembelian paket internet.
berbasis platform online didirikan.Ada Tokopedia didirikan sebagai
bukalapak, sebuah marketplace marketplace Multi Side Paltformsyang
kompetitor terkuat Tokopedia. Kemudian mempertemukan antara penjual dan calon
Traveloka, sebuah online travel agent. pembeli, namun belakangan juga
Ada juga Gojek, yang memberikan mengembangkan layanan ke bidang-
layanan transportasi on demand.Disusul bidang lain. Beberapa layanan tambahan
berbagai platform lainnya, seperti Tokopedia misalnya pembelian tiket,
tiket.com, Mister Aladin, Blibli, dan pembayaran tagihan, investasi, kredit,
sebagainya. Dalam dua tahun terakhir, uang digital dan beberapa layanan lain.
empat start up tersebut berhasil Hal yang sama juga terjadi pada
memperoleh nilai valuasi diatas USS 1 Bukalapak.
milyard, yang oleh Aileen Leedisebut Fenomena layanan yang beragam
sebagai Unicorn. EmpatUnicorntersebut dan lintas sektor dalam satu platform
adalah Gojek, Traveloka, Tokopedia dan seperti diuraikan diatas merupakan hal
Bukalapak. yang unik. Secara umum, layanan yang
Gojek awalnya merupakan disediakan oleh sebuah platform hanya
perusahaan aplikasi ride-sharing sepeda memberikan layanan pada jenis bisnis
motor yang mempertemukan antara yang sama. Misalnya Uber hanya
pengendara dengan calon penumpang ± memiliki layanan bisnis transportasi
Multi Side Platforms (MSPs), atau di dengan semua variasi model bisnis dan
Indonesia dikenal dengan sebutan Ojek jenis armadanya.Airbnb hanya memiliki
Online. Namun dalam perkembangannya, layanan penginapan.Sporthero memiliki
Gojek juga mengembangkan banyak layanan hanya reservasi parkir.Oleh
layanan baru diluar cluster layanan utama karena itu, mengkaji tentang model
transportasi. Misalnya Go-Massage untuk platformsharing economy yang khas
layanan pesan pijat, Go-Food untuk Indonesia menjadi menarik.
layanan pesan antar makanan, Go-Auto Penelitian ini bermaksud
untuk layanan montir, Go-Clean untuk menemukan rumusan model platform
layanan membersihkan rumah dan sharing economyempatUnicorn yang
beberapa layanan lain. dikembangkan dan beroperasi di
Hal ini tentu membuat Gojek Indonesia menuju industri 4.0. Dengan
berkembang bukan hanya sebagai demikian, kajian ini memiliki kontribusi,
perusahaan aplikasi ride-sharing, tapi baik dalam pengembangan teori maupun
menjadi perusahaan aplikasi dengan dalam praktek bisnis sharing economy.
berbagai layanan. Mulai dari layanan Dalam teori, kajian ini akan memberikan
transportasi, layanan gaya hidup, gambaran bagaimana model platform
pembelian tiket, urusan pembayaran sharing economy yang ada di Indonesia.
tagihan bahkan perusahaan teknologi Sementara bagi pelaku bisnis, kajian ini
keuangan (fintech). akan memberikan referensi sehingga para
Di Indonesia, fenomena yang pelaku bisnis memiliki acuan untuk
terjadi pada Gojek juga terjadi pada mengambil keputusan bisnis.
perusahaan-perusahaan berbasis aplikasi
sejenis. Misalnya Traveloka yang awalnya Metodologi
merupakan aplikasi pemesanan tiket Penelitian ini menggunakan
pesawat, akhirnya memiliki banyak metode kualitatif dengan pendekatan
layanan lain seperti pemesanan hotel, study kasus. Data yang digunakan adalah
data primer meliputi: fitur-fitur dalam
Prayogi R. Saputra, Nur hayatin 57
0RGHO3ODWIRUP6KDULQJ(FRQRP\GL,QGRQHVLD«
aplikasi dan wawancara dengan peserta commercial
aplikasi. Sementara, data sekunder berupa platforms
artikel,ilmiah, wawancara dengan CEO included in
yang diterbitkan media, dan berita-berita µVKDULQJ
lain dari sumber yang relevan di internet. HFRQRP\¶ GR
Kemudian, kami mendaftar fitur layanan not belong
masing-masing platform serta melakukan there
analisa terhadap masing-masing fitur Frenken et al. (2015, 7KH µVKDULQJ
layanan dengan mengelompokkan fitur- 245) HFRQRP\¶
fitur layanan tersebut sesuai dengan empat means when
model yang dikembangkan oleh Ioanna, µFRQVXPHUVRU
dkk.Setelah dikelompokkan, kemudian firms) granting
kami melakukan analisa lanjutan terhadap each other
masing-masing platform berdasarkan hasil temporary
pengelompokkan fitur layanan. Sehingga, access to their
kami akan mendapatkan gambaran under-utilized
mengenai karakter dari empat platform physical assets
tersebut. (idle capacity),
possibly for
Pembahasan PRQH\¶
Sejauh ini tidak ada definisi oecd (2015, 53) Online
tunggal yang disepakati bersama untuk platforms
berbagi ekonomi (Oh and Moon, 2016); specialised in
Maka, untuk membuat batasan konsep µPDWFKLQJ
atas istilah sharing economy, maka berikut demand and
ini definisi sharing economy menurut para supply in
ahli yang digunakan dalam penelitian ini specific
mengacu pada tabel yang dibuat oleh markets,
Georgina Görög (2018). enabling peer-
to-peer (p2p)
Definitions of Sharing economy sales and
Author Definition UHQWDOV¶ ,W
Belk (2014a, 1597) He identifies three
distinguishes types: (a) p2p
µWUXH¶ DQG selling (b) p2p
µSVHXGR- sharing; and
VKDULQJ¶ µ7UXH (c)
VKDULQJ¶ DV crowdsourcing.
entailing PricewaterhouseCoopers 7KH µVKDULQJ
temporary (2015, 3) economy uses
access rather digital
than platforms to
ownership, no allow
fees or customers to
compensation, have access to,
and use of rather than
digital ownership of,
platforms. The tangible and
majority of
58 Jurnal Dialektika, Volume 4, Nomor 2, September 2019
intangible juga kurangdigunakan tetapi yang
DVVHWV¶ ditawarkan langsung oleh pemiliknya
Rinne (2017) The focus is on (platform seperti AirBnB).
the sharing of 3. On-demand economy: Skema ekonomi
underutilised yang ditandai oleh penggunaan yang
assets, mempertaruhkan layanan pribadi yang
monetised or disediakan oleh profesional dan non-
not, in ways profesional (platform seperti kami Uber)
that improve 4. Time banking and local exchange
efficiency, trading system:Skema ini mirip dengan
sustainability yang sebelumnya dalam hal layanan yang
and ditawarkan, tetapi menunjukkan
community perbedaan mendasar dalamkurangnya
uang di transaksi, akan tetapi
Pola konsumsi telah berubah sejak menggunakan bentuk barter sebagai
fenomena sharing economy mulai menjadi gantinyaberdasarkan penggunaan mata
lebih populer (Botsman dan Rogers, 2010) uang alternatif atau waktusebagai unit
dan merambah masuk ke industri nilai dari layanan yang dipertukarkan
tradisional, seperti: transportasi, (platform seperti TimeRepublik).
perhotelan, pariwisata, pendidikan, pasar 5. FLOSS²free/libre open source
kerja dan sebagainya. Ini adalah konsep software: perangkat lunak open source
yang berkembang cepat dan menyebar ke gratis: Inimerupakan kasus yang paling
banyak negara dengan cepat.model bisnis tua dari pengalaman ekonomi
berbagi ekonomi menimbulkan pro dan berbagi terkait dengan program perangkat
kontra yang menciptakan peluang dan lunak sumber bebas atau terbuka yang
model bisnis baru. Menurut Davis (2016), diproduksi oleh komunitas pengembang
pergeseran paradigma yang disebabkan dan pengguna (Linux).
oleh teknologi bisa lebih besar dari 6. Social lending and crowdfunding:
revolusi industri sehingga ia menunjukkan Skema ini tentang penerapan keuangan
bahwa manajer harus siap untuk pada ekonomi berbagi termasuk pinjaman
perubahan dan beradaptasi dengan langsung antara orang dan platform yang
keadaan baru. membantu meningkatkan modal yang
Dalam prakteknya, sharing diperlukan untuk pengembangan ide baru
economy mengembangkan bentuk yang di antara merekayang berpotensi tertarik
bervariasi. Pais and Provasi (2015) padanya (platform seperti Kick starter).
berusaha mengembangkan definisi sharing Keberhasilan platform berbagi
economy menurut prakteknya dalam 6 ekonomi ditentukan oleh kemampuan
kelas yang berbeda, sebagai berikut: mereka melakukan mengeksploitasi
1. Rental economy: Ekonomi yang fluiditas terbatas.Tantangan utamanya
dibangun dari skema sewa yang adalah menemukan komposisi yang tepat
dijalankan oleh perusahaan dari mekanisme koordinasi pasar dan
yang mengkhususkan pada sewa barang- organisasi platform.Ioanna Constantiou
barang yang umumnya kurang digunakan et.al mengidentifikasi empat kombinasi
ketika pengguna memiliki kepemilikan berbeda atau model dari komposisi
pribadi eksklusif padanya (misalnya: ini.Keempat model tersebut oleh Ioanna,
mobil berbagi seperti dkk disebut sebagai Franchiser, Principal,
ZipCar). Chaperone, dan Gardener.Setiap model
2. Peer-to-peer economy: Skema ekonomi diklasifikasikan dalam dua dimensi -
yang menyangkut barang-barang yang tingkat kontrol yang diberikan oleh
no reviews yet
Please Login to review.