Authentication
250x Tipe PDF Ukuran file 1.89 MB Source: ridha.staff.gunadarma.ac.id
BAB 3 Sinyal dan Sistem di Domain z
Bab 3: Sinyal dan Sistem di Domain z
Analisa sinyal dan sistem bisa dipermudah apabila dilakukan pada domain z. Untuk itu,
sinyal dan sistem direpresentasikan ke dalam domain ini kemudian hasilnya dipakai
untuk analisa.
1 Transformasi z pada Sinyal
1.1 Definisi Transformasi z
Tujuan Belajar 1
Peserta mengetahui definisi Transformasi z (X(z)) dari sinyal x(n) beserta
definisi dan pengertian Region of Convergence (RoC), yakni sebuah
polinomial.
forward
Kawasan Kawasan Z
Waktu (Z-plane)
inverse
sequence polinomial
∞
x(n) X(z) = ∑ x(n)z−n
n=−∞
Z-transform untuk sinyal x(n) :
X(z) = z{x(n)}
( ) z
x n ←→X(z)
Region of Converge (ROC) : karena X(z) adalah deret tak hingga maka secara
matematis bisa bernilai ∞ untuk z terhingga ⇒ tidak boleh. Oleh sebab itu z yang bisa
digunakan adalah z ∈ ROC
Tujuan Belajar 2
Peserta mengetahui bahwa untuk sinyal berdurasi terbatas (finite
duration), X(z) adalah polinomial berorde terbatas dengan RoC seluruh
bidang z kecuali titik tertentu.
III-1
BAB 3 Sinyal dan Sistem di Domain z
x(n) = {1, 2, 5, 7, 0, 1}
-1 -2 -3 -5
⇒ X(z) = 1 + 2z + 5z + 7z + z
ROC seluruh z-plane kecuali z = 0, z = ∞
Tujuan Belajar 3
Peserta mengetahui X(z) dari impuls dan versi tergesernya sejauh k
sampel.
x(n) = {1, 2, 5, 7, 0, 1}
2 -1 -3
⇒ X(z) = z + 2z+ 5 + 7z + z
ROC seluruh z-plane kecuali z = 0, z = ∞
x(n) = δ(n) ⇒ X(z) = 1
ROC : seluruh z-plane
x(n) = δ(n-k), k >0 ⇒ X(z) = z-k
ROC : seluruh z-plane, kecuali z = 0
k
x(n) = δ(n+k), k > 0 ⇒ X(z) = z
ROC : seluruh z-plane, kecuali z = ∞
Tujuan Belajar 4
n
Peserta mengetahui X(z) untuk sinyal durasi tak hingga x(n)=(a) u(n)
beserta RoC yang sesuai bagi a ≤1.
Cari Z-transform dari x(n) = (1/2)nu(n)
Jawab :
1 0 1 2 1 3
x(n) = { …, 0, 0, …,(2) , (2) , (2) , …}
X(z)=1+1z−1+12z−2 +1nz−n +...
2 2 2
III-2
BAB 3 Sinyal dan Sistem di Domain z
Ingat ∞ xn = 1 , bila |x| < 1
∑ 1−x
n=0
∞, bila |x| ≥ 1
→ X(z) = 1 ; ROC : 1 < 1
1−(1 ) 2z
2z
X(z) = 1 ; ROC : |z| >1/2
1−1z−1
2
Secara umum berlaku
⇒ x(n)=anu(n) ⇔ X(z)= 1 untuk z > a.
1−az−1
Tujuan Belajar 5
Peserta mengetahui perbedaan RoC untuk sinyal berdurasi tak hingga
kausal (di luar lingkaran), anti-kausal (di dalam lingkaran), dan
kombinasinya (cincin).
Konvergensi |X(z)| dari sinyal kausal dan Antikausal
Pertama kita tahu bahwa bilangan kompleks dapat dinyatakan dalam bentuk kartesian
atau bentuk polar, misalnya
z = re jθ = Re(z)+ jIm(z)
Im
z
θ Re
Gambar 1. Bentuk polar dari bilangan kompleks z.
z−n = r−ne−jnθ
III-3
BAB 3 Sinyal dan Sistem di Domain z
∞
( −n ) −jnθ cek |X(z)| < ∞
X(n)= ∑x(n)1 e
n=−∞
∞ ∞
X(z) = ∑x(n)r−ne−jθn ≤ ∑ x(n) r−n e−jθn
n=−∞ n=−∞
↑= 1
= ∑ x(n)r−n
−1 −n ∞ x(n)
= ∑ x(n−)r + ∑ n
n=−∞ n=0 r
∞ n ∞ x(n)
= ∑ x(n−)r + ∑ n
n=1 n=0 r
Term Noncausal : dua term harus konvergen
∞ n
x(−n)r <1 → r harus kecil, < r
∑ 1
n=1
→ x(−n) ≤ 1 →|z| < r
rn 1
Im
r1
R
e
Gambar 2. ROC untuk term nonkausal.
Term kausal
x(n) <1, r>r , |z|>r
rn 2 2
III-4
no reviews yet
Please Login to review.